Monday Talk: Gara-Gara Bunga

Lucu sih kalau dipikir-pikir. Seumur-umur sejak saya jadian dengan si Mamas, saya belum pernah diberi sebuket bunga. Seingat saya sih sekalinya dia ngasih bunga cuma waktu PMK alias Persekutuan Mahasiswa Kristen di fakultas kami mengadakan acara cari dana dan si Mamas beli tiga tangkai mawar buat dikasih ke saya. Itu pun sepertinya kami beli karena memang tujuannya nyari dana. Well, Mamas memang orang yang bisa dibilang cukup romantis sebenarnya. Dia jago bikin puisi atau lagu yang bikin saya lumer sampai mbeler-mbeler, namun sayang inisiatif dia kurang. Hahaha Sori, Mas!

Nah, kebetulan minggu lalu saya berangkat ke Jogja untuk mempersiapkan acara bridal shower salah seorang sahabat saya semasa kuliah. Begitu sampai Jogja saya yang notabene belum ikutan membantu bikin pernak-pernik untuk acara tersebut pun akhirnya kebagian jobdesc untuk cetak-cetak foto dan beli bunga. Maka meluncurlah saya ditemani Mamas dan rintik hujan Sabtu siang lalu ke daerah Kotabaru yang memang terkenal banyak toko bunganya. Sesampainya di Kotabaru saya pun segera mencari bunga yang sudah dipesankan oleh teman saya. Bunga krisan kuning.

image
Krisan Kuning~~~

Saya pun membeli sebuket bunga krisan kuning seharga Rp 25.000 saja. sebenarnya bukan buket juga sih, wong ndak pake buket cantik, cuma dilapis kertas koran. Hahaha. Dan karena kami saat itu terjebak hujan yang turun deras secara tiba-tiba dan kenangan masa lalu yang mengalir tanpa henti, akhirnya kami memutuskan untuk berteduh sejenak di toko bunga tersebut. Momen itu pun saya gunakan untuk foto-foto dengan si bunga kuning cantik, dong. Saya lantas bilang pada Mamas kalau saya belum pernah menerima buket bunga dari dia, padahal mantan pacarnya entah sebenarnya jadian atau ndak sih yang cuma dekat dengannya selama tiga bulan sempat menerima buket bunga dari si Mamas. Insting iri hati saya pun keluar dan saya langsung nyerocos soal buket bunga dan kisah cinta kami. Tsadeees! Hahahaha. Intinya sih saya merasa kok mereka yang cuma pacaran 3 bulan saja sudah dikasih bunga segala sama Mamas, sedangkan saya ndak. Begitulah wanita… (atau mungkin saya doang?) HAHAHA.

Singkat cerita Mamas pun menawarkan pada saya untuk dibelikan bunga, lalu saya menolak. IYA, SAYA TOLAK. Soalnya saya ndak mau kalau dikasih bunga karena saya yang merengek. Ng… Rasanya bukan ikhlas dia tulus ngasih ke saya gitu, lho. Saya merasa dia cuma nggak kepengen saya ngambek lalu membanding-bandingkan masa lalu dengan hubungan kami sekarang. Rasanya ya dia akhirnya mau beliin bunga karena saya minta. Fiuh… Mungkin waktu itu saya suudzon kali, ya? Mungkin juga saya yang terlalu sensitif? Entahlah.. yang jelas gara-gara bunga saya jadi baper, deh. Duh, kalau kalian para cewek pernah dikasih sebuket bunga gitu nggak sih sama pacar kalian? Atau malah belum pernah dikasih kayak saya? 😝

Iklan
Monday Talk: Gara-Gara Bunga

Satu pemikiran pada “Monday Talk: Gara-Gara Bunga

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s