Edisi Spesial Ulang Tahun: Rasanya 26 Tahun

Halo!
Sebenarnya judulnya harus ditambahin embel-embel latepost sih, soalnya ulang tahun saya sudah lewat kemarin tanggal 19 April. Hihihi.
Tapi tak apa. Demi hari Rabu yang (ternyata) sudah berada dipertengahan minggu ini saya mau sedikit curcol cerita soal rasanya berusia 26 tahun.

Singkat cerita kemarin saya berulang tahun yang ke-26. Rasanya sih seperti ulang tahun di tahun-tahun sebelumnya. Saya bangun pagi lalu keluarga saya mengucapkan selamat sebelum saya berangkat ke kantor. Sampai di kantor saya langsung bagi-bagi kue buat rekan kerja dan mereka pun menyalami saya satu per satu. Lalu pesan-pesan ucapan selamat mulai masuk lewat SMS, Wh*tsapp, BB*, L*NE. Seperti biasa yang mengucapkan adalah tante-tante, om-om, sepupu, teman kuliah, teman SMA bahkan teman saya sedari TK pun masih ingat ulang tahun saya! Hihihi what a blessed having them around me. Menariknya adalah seperti tahun sebelumnya saya memang me-nonaktifkan fitur pengingat ulang tahun di media sosial yang saya miliki karena saya memang ingin melihat siapa saja sih yang masih ingat ulang tahun saya. Dan benar saja, ada beberapa rekan yang sekiranya dekat dengan saya namun ternyata tidak ingat. Tapi ada juga rekan yang saya pikir tidak ingat justru mengucapkan selamat. Hehehe.

image
Hadiah cokelat dari adik saya yang bungsu 🙂
image
Ucapan dari anak magang yang dulu magang di kantor saya. Fyi, gambarnya dia bikin sendiri lho!

Anyway, rasanya berusia 26 bagi saya luar biasa. Saya benar-benar nggak nyangka saja kok umur saya tahu-tahu sudah segini. Bayangan akan pernikahan masa depan mulai menghantui saya. Dulu saya pengen nikah umur 25, sayangnya hingga kemarin genap 26 saya belum menikah juga. Dulu saya pengen umur 26 sudah punya mobil sendiri, sayangnya hingga kini saya masih bermotoran ria di jalanan. Namun terkadang ketika saya melihat kembali masa-masa, tahun-tahun yang sudah saya lewati, saya bersyukur sekali pada Tuhan Yang Maha Esa. Rasanya saya sudah melewati berbagai macam tantangan, ketakutan, cobaan, masalah, kebahagiaan, tangisan, tawa, dan sebagainya. Pokoknya kalau kata anak zaman sekarang rasanya nano-nano, deh. Dan indahnya adalah saya nggak pernah sendirian ketika melewati hal-hal tersebut. Duh, bersyukur puji Tuhan banget, ya 🙂

Harapan ke depan saya untuk usia yang baru sih masih belum banyak berubah dari tahun sebelumnya. Saya hanya ingin bekerja sebaik-baiknya demi keluarga dan juga tabungan masa depan untuk nikah. Saya juga ingin menjadi pribadi yang nggak hobi misuh-misuh atau egois. Saya juga ingin menjadi pribadi yang bisa bersyukur sebanyak-banyaknya. Kadang ketika kita bertambah usia, cap “bijaksana” dan “dewasa” itu memang melekat, tapi apakah kita benar-benar “dewasa” dan “bijaksana”? Ah, jadi pengen jadi orang bijak dan dewasa juga. Tapi versi yang real ya bukan cuma cap. Hahaha.

Rasanya 26?
Puji Tuhan, deh.

Cheers ^^

Iklan
Edisi Spesial Ulang Tahun: Rasanya 26 Tahun

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s