Sunday Talk: Hari Peduli Sampah Nasional 2016

Halo!
Sudah pada sarapan pagi? Atau jangan-jangan malah masih asyik di balik selimut hangat mencoba memejamkan mata kembali karena ini hari Minggu? Hihihi. Saya juga malas sih bangun pagi-pagi kalau hari libur 😀

Ngomong-ngomong sekarang baru tanggal 21,ya? Gajian masih lama… Tadi pagi saya sempat nonton K*mpas TV dan melihat ada dua orang ibu-ibu kreatif yang diundang untuk ngomongin soal sampah. Saya baru tahu kalau hari ini, 21 Februari 2016, adalah Hari Peduli Sampah Nasional, lho. Pantesan tadi narasumbernya ngomongin soal sampah. Eh, ibu-ibu yang tadi pagi tampil di tipi keren, bok! Mereka bikin kerajinan tangan macam tas, dompet, anyaman dari limbah bekas bungkusan deterjen, kopi dan sebagainya. Serius deh saya takjub sama hasil karya mereka! Kok bisa ya bekas bungkusan begitu dianyam terus dijadiin tas, dompet dan macem-macem lainnya *kepo mode on*.

image
Source: Google

Sampah memang menjadi perhatian khusus akhir-akhir ini. Inget nggak ada yang bilang tahun 2020 nanti pemerintah mencanangkan Indonesia bebas sampah (kalau saya nggak salah ingat, tolong dikoreksi kalau salah). Terus, mulai kemarin apa mulai hari ini gitu kita kalau mau belanja kudu bawa kantong sendiri. Jadi para pengusaha retail (saya kurang tahu kalau belanja di pasar tradisional) nggak memberikan kantong plastik geratis lagi buat para konsumen. Sependengaran saya dari berita-berita di tipi kemarin sih nantinya konsumen bakal dikasih pilihan mau pakai kantong sendiri atau “membeli” kantong plastik dari mereka. Jadi kantongnya nggak geratis lagi. Mungkin dibeginiin supaya mengurangi jumlah sampah plastik kali, ya? Apa lagi ternyata plastik itu paling lama dan sulit terurai… Duh…

image
Sampah di laut. Source: Google

Saya sendiri sih memang jujur saja bukan orang yang bersih-bersih amat. Tapi saya masih sadar diri jangan sampai buang sampah sembarangan. Kan kadang masih kita jumpai tuh orang buang sampah sembarangan. Saya pernah malah waktu di perempatan arah Kramat Jati dan Pasar Rebo sana ketemu sama mobil hitam yang BUANG SAMPAH APEL YANG HABIS DIGEROGOTIN SEMBARANGAN! Iya, sembarangan! Jadi waktu itu motor saya merayap pelan di belakang si mobil. Tahu-tahu kaca depan sopir terbuka terus tiba-tiba di sopir mobil tersebut buang apel bekas gragotannya dia ke jalan, dong. Sebel dong saya ngeliat hal semacam itu. Nah, begitu motor saya pas ada di samping tu mobil saya nengok. Ternyata yang nyetir cewek, bok! Sadis! Jadi cewek kok nggak punya etika. Bisa naik mobil, bisa beli mobil tapi beli otak nggak bisa, masih buang sampah sembarangan. Duh, mbak!

Saya nggak bermaksud menjelek-jelekkan si mbak yang naik mobil hitam dan buang sisa geragotan apelnya di tengah jalan tadi, kok. Karena bukan cuma si mbak yang naik mobil saja yang buang sampah sembarangan. Banyak juga saya jumpai bapak-bapak naik motor yang merasa nggak berdosa membuang puntung rokoknya sembarangan begitu saja di jalan. Gara-gara setiap hari saya melihat pemandangan seperti itu saya sampai kepikiran pengen beli action camera terus saya pasang di helm saya, jadi setiap saya berangkat ke kantor dan pulang ke rumah saya bisa merekam adegan selama di perjalanan. Hahaha. Adegaan apaan? Ya adegan buang sampah sembarangan tadi, dong! Terus mau saya posting di media sosial kelakuan para pembuang sampah sembarangan di jalanan! Mulai dari yang naik mobil sampai yang bawa motor! Biar jadi contoh para warga lainnya supaya jangan buang sampah sembarangan…

Padahal nih ya, kalau satu orang buang sampah sembarangan di jalan, terus ada orang-orang lainnya yang ngikutin, terus musim hujan datang, terus selokan mampet gara-gara sampah sembarangan tadi, terus jadi banjir, terus pasti yang disalahin ujung-ujungnya pemerintah. Si anu nggak becus, si inu nggak bisa ngusir banjir, si ono nggak ada hasil kerjanya! Lha, situ yang masih buang sampah sembarangan, ngapa jadi nyalahin pemerintah kalau kebanjiran?? Memang sih, kasus kebanjiran bukan cuma karena buang sampah sembarangan yang mengakibatkan selokan mampet, bisa juga kebanjiran karena lahan hijau untuk resapan air hilang. Tapi kaan.. ya tetap saja buang sampah sembarangan itu nggak etis!

Oh ya, saya sekarang mulai mengurangi pemakaian plastik juga, lho. Hehehe. Habis seram juga kan kalau baca ternyata plastik itu sulit terurai dan lama terurainya. Terus kalau sampah plastik dibuang ke laut nanti binatang-binatang laut malah mengira itu makanan terus dimakan sama mereka terus malah mereka mati gara-gara makan sampah plastik… 😦 Jadi sekarang kalau saya belanja saya suka nggak minta diplastikin tuh, langsung saya masukin tas aja deh atau saya pegang. Lumayan kan si penjual juga nggak perlu repot-repot masukin belanjaan saya ke dalam kantong plastik.

Akhir kata dari saya sih yuk kita sama-sama jaga kebersihan lingkungan sekitar. Kalau sedang jalan-jalan atau berkendara, jangan buang sampah sembarangan, ya. Terus kalau sulit menemukan tempat sampah di sekeliling kita ya sampahnya masukin di tas saja dulu. Saya sering begitu. Jadi di tas ransel saya ada kantong khusus tempat saya ngumpulin sampah yang belum bisa saya buang karena nggak nemu tempat sampah. Daripada buang sampah sembarangan, mending simpan dulu sampahnya. Kalau sudah ketemu tempat sampah baru deh dibuang jangan kelupaan kayak saya. Hahahaha.

Selamat Hari Sampah Nasional 2016.
Semoga Indonesia terbebas dari sampah!

Cheers ^^

Iklan
Sunday Talk: Hari Peduli Sampah Nasional 2016

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s